Pada saat ini banyak sekali tindakan korupsi  yang dilakukan oleh pejabat baik di daerah maupun di pusat, hal ini terjadi menurut saya karena pemimpin tersebut tidak memiliki integritas yang baik. Pimpinan apabila diberikan kepada orang yang hanya mengandalkan  kecerdasan intelektual semata tanpa memiliki integritas, tentu cenderung tidak bermanfaat buat organisasi maupun masyarakat, karena pemimpin seperti ini hanya berfikir bagaimana memuaskan kebutuhannya yang tidak terbatas, bagaimana membuat suatu proyek atau kegiatan yang bisa menambah pundi-pundi emasnya, bagaimana agar posisi dan kedudukannya aman dan kariernya terus bersinar, pendek kata pemimpin jenis ini hanya memikirkan kepentingan dirinya, kroninya dan kelompok atau golongannya saja. Islam juga senantasa menekankan pentingnya integritas dengan menekankan kriteria dalam

memilih  pemimpin yakni ; Sidiq, Tabligh, Amanah dan Patonah ( Sidiq artinya, pemimpin harus  memiliki integritas, Tabligh artinya, pemimpin harus mampu memberi siar dan  keteladanan, Amanah artinya, pemimpin harus jujur dan ikhlas dan Patonah artinya pemimpin harus cerdas dan ahli ). Selama ini kita melihat ukuran seorang pemimpin  hanya dari gelar akademis saja, demikian juga promosi jabatan dan kepangkatan PNS, selalu dikaitkan dengan persyaratan dan gelar akademis. Persyaratan yang mengandalkan satu ukuran saja berdampak  banyak PNS yang berusaha untuk mendapat gelar akademis dengan melakukan berbagai cara termasuk dengan melakukan kecurangan . Penilaian promosi hendaknya disamping berdasarkan standar akademis, yang lebih penting lagi mengukur tentang integritas dan leadership seseorang sebelum menduduki posisi tertentu. Apabila proses penilaiannya dilakukan dengan benar, sangatlah mudah untuk mendapatkan data tentang integritas, leadership dan gelar akademis termasuk kualitas lembaga pendidikan yang mengeluarkan gelar tsb dan bagaimana dia mendapatkan gelar tersebut. Intinya saya ingin menambahkan  bahwa 3 keahlian dasar yang harus dimiliki pemimpin oleh Keith Davis belum cukup menjamin pemimpin amanah dan bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat .

Adapun menurut Keith Davis ketrampilan yang harus   dimiliki oleh seorang pimpinan adalah sbb:

1. Technical Skill/Keahlian tehnis, adalah keahlian yang berhubungan dengan kegiatan tertentu khususnya yang menyangkut metode proses, prosedure dan tehnis pelaksanaan yang meliputi ;

  • Pengetahuan tentang prosedure, tata cara dan mekanisme
  • Pembuatan Laporan.
  • Kemampuan menyampaikan gagasan secara lisan.
  • Daya ingat.
  • Menguasai secara tehnis pekerjaan yang menjadi wewenang dan tanggung jawabnya.

2. Conceptual Skill/Keahlian konseptual adalah kemampuan untuk melihat organisasi secara keseluruhan, termasuk kemampuan untuk mengenali bagaimana berbagai fungsi organisasi tergantung satu sama lain, bagaimana pengaruh yang terjadi akibat perubahan pada suatu bagian terhadap fungsi-fungsi yang lain, bagaimana visualisasi hubungan organisasi yang dipimpinnya dengan organisasi lain, dengan kekuatan poliik, sosial, ekonomi dan negara secara keseluruhan.Keahlian konseptual meliputi :

  • Pengetahuan umum.
  • Daya nalar.
  • Keseimbangan menganalisa , inteprestasi dan mempertimbangkan segala aspek sebelum  mengambil keputusan.
  • Berfikir kreatif dan memiliki pandangan jauh kedepan.
  • Cerdas dan cakap.

3. Human Skill/Keahlian kemanusiaan adalah keahlian yang bersangkutan dengan kemampuan untuk bekerja efektif sebagai anggota kelompok, mampu mengupayakan kerja sama di dalam organisasi yang dipimpinnya serta mampu mengadakan hubungan efektif dengan manusia maupun dengan organisasi lainnya. Keahlian manusia meliputi ;

  • Kerja sama.
  • Kemampuan meramal/memprediksi.
  • Kemampuan bermasyarakat.
  • Sikap tidak memihak / Fair.
  • Tegas dan memiliki kemampuan untuk meyakinkan bawahannya.
  • Berani mengambil keputusan.
  • Fokus dan konsisten.

Menurut Schruden ( 1976 ), pada setiap tingkat kepemimpinan ( Low Management, Middle Management dan Top Management ), harus mendapat bobot yang sama, sementara itu semakin tinggi tingkat kepemimpinan maka semakin besar   keahlian konseptual dibutuhkan dan sebaliknya semakin rendah tingkat kepemimpinan maka semakin besar keahlian teknis yang dibutuhkan.

Demikian tulisan ini saya buat, karena keprihatinan yang mendalam terhadap maraknya korupsi yang dlakukan oleh kepala dinas, kepala bagian dan pejabat daerah lainnya , yang semua berawal dari rendahnya integritas dan kemampuan managerial Kepala Daerah, karena sesungguhnya setiap kepala daerah memiliki tanggung jawab  terhadap perilaku bawahannya, karena dia memiliki kewenangan untuk mengangkat dan memberhentikan para pembantunya.Tugas pemimpin menurut GR Terry, adalah menjalankan fungsi management POAC ( Planning, Organizing, Actuating & Controlling ), Controlling adalah bentuk pengawasan dan pengendalian yang dimiliki oleh setiap pimpinan,  seharusnya sejak perencanaan, memilih orang   sampai kepelaksanaan,  selayaknya sudah dipikirkan bagaimana pengendalian dan pengawasannya agar program dapat berjalan efisien dan efektif , karena sudah bukan rahasia umum lagi , pejabat yang memiliki kedekatan dengan kepala daerah walaupun memilki track record yang buruk dan tidak memiliki kapabilitas , masih selalu dan mendapat posisi penting di instansi pemerintah daerah, sehingga sangat mustahil apabila terjadi korupsi kepala daerah tidak mengetahuinya atau jangan-jangan memang direstui bahkan mungkin pengkondisian….dalam rangka  biaya politik pencitraan  dan money politic. wallahualam………………….

( Penulis adalah pemerhati masalah politik di Purwakarta )

Baca juga :

About these ads

Tentang H Onnie S Sandi SE

Melanjutkan Bakti Untuk PURWAKARTA

»

  1. zasseka mengatakan:

    Sangat inspiratif om, keren.
    Memang menjadi pemimpin adalah sesuatu berkah dan kutukan, dimana tidak setiap orang bisa menjadi pemimpin (berkah), dikarenakan setiap pemimpin harus bisa melayani anggota/anaknya. Melayani dengan sepenuh hati (kutukan) mengartikan bahwa pemimping harus benar-benar siap dalam keadaan apapun membantu anak-anak/anggotanya, hal ini sangat sulit. Semakin besar pimpinan (dilihat dari banyaknya anggota), semakin besar tanggungan/bebannya.
    Itu menurut saya pribadi menjangkau pemahaman seorang pemimpin. Oleh karenanya saya sangat menghargai pimpinan, apalagi jika dia benar-benar seperti seHARUSnya pimpinan. SALUT om…. :)
    Salam dari saya… :)

  2. SanG BaYAnG mengatakan:

    Bener Om.., ini seperti yang saya bicarakan tiap kali bertemu Kang Sung dalam duet ‘Sung-Sang’.
    Tapi cuma sebatas pembicaraan itulah yang kami bisa..
    “Lah.., kami ini wong cilek. Jadi tak ada salahnya bicara. Lawong sejak kecil selalu diajari untuk bicara je..” :lol:

  3. cumakatakata mengatakan:

    ( Penulis adalah pemerhati masalah politik di Purwakarta )
    bannga saya membacanya bang….
    lanjutkan kang……

  4. Idah Ceris mengatakan:

    Memang Controlling dalam pemerintahan sangat kurang ya, Om.
    Kapan Indonesia bisa terbebas dari kata korupsi?

    • H Onnie S Sandi SE mengatakan:

      Iya mbak..yang pintar banyak, cuma pintarin orang doang alias ngibulin….KIta harus terus berupaya dan ikhtiar dan semoga Allah SWT memberi petunjuk buat para pemimpin…….. jangan apatis dan pesimis apalagi menyerah…….

  5. erpe mengatakan:

    sungguh indah jika negara ini meiliki sifat-sifar seperti itu, betapa sejahteranya rakyat indonesia,,,,,

    • H Onnie S Sandi SE mengatakan:

      Amin…semakin banyak yg memiliki pemikiran dan berbuat untuk bangsanya, naka buat sesuatu yang mustahil…..Indonesia adalah bangsa pejuang yang kemerdekaannya diperoleh dgn susah payah dan puluhan ribu putra bangsa yg gugur dan tanpa pamrih.Semoga

  6. komunitaspurwakarta mengatakan:

    Betul kang…ketikah sistem belum berjalan maksimal, maka integritas pejabat harus baik…

  7. zainal mengatakan:

    inspiratif sekali,Pak.,
    sebagai orang awam saya sering bertanya sama diri sendiri..kenapa ya banyak orang berlomba menjadi ORANG PENTING??
    Menurut saya yang awam ini,
    menjadi orang penting itu Baik,tapi menjadi orang baik itu lebih penting…

  8. Triyoga Adi Perdana mengatakan:

    Emang benar pak, sekarang integritas sudah sangat gampang diperjualbelikan, serasa sudah tidak ada Tuhan yang selalu melihatnya. :D

  9. [...] Om Sandi menjawab: Lihat TV, tentang Islami… [...]

  10. jayputra9 mengatakan:

    Karena Korupsi negara Indonesia tidak bisa menjadi negara maju seperti Qatar, Korea, Jepang dan negara-negara maju lain. Yang lebih disayangkan lagi negara Indonesia sudah di dahului negara tetangganya, Malasia dan Singapura. Indonesia adalah negara yang kaya dan hanya bermodal pemimpin yang berkualitas pasti negara Indonesia maju. Padahal yang diberi tanggung jawab sebagai pemimpin mempunyai tanggungan besar terhadap yang dia pimpin. ^_^ Nice posting Om. Sangat diharapkan calon pemimpin dapat membacanya dan sadar. Bahwa kekayaan sesungguhnya, adalah semuanya bukan pribadi.

  11. sundavanjava mengatakan:

    Korupsi dah jadi tradisi om,ehhe

  12. bunga mengatakan:

    mantap, karena sudah di awalin dengan uang, mau kerja aja jadi PNs harus menpunyai dana yang cukup, setelah menjabat harus mengembali kan modal mungkin lebih..kayak nya ini sudah terstruktur, susah untuk merubah nya dengan waktu yang cepat..Salam kenal pak..

  13. onesetia82 mengatakan:

    ini tulisan sangat bermanfaat pak …
    semoga pemimpin Indonesia bisa menerapkan konsep ini pak ..
    selamat menunaikan ibadah puasa …

  14. Rivanlee mengatakan:

    Tulisan yang bagus, pak. senang bisa berkunjung ke blog bapak :) salam kenal

  15. Ade Rahmawati mengatakan:

    coba aja semua anggota dewan bisa nerapin yang beginian,
    Artikelnya bagus pak

  16. febrian hadi mengatakan:

    dapat pencerahan disinii
    Terimakasih Om

  17. bensdoing mengatakan:

    menjadi pemimpin itu mmg bukan asal simsalabim…..butuh proses panjang dan tentunya tidak mudah…..
    semoga negeri ini mendapatkan pemimpin yang amanah dan tegas dlm kepemimpinannya….

  18. Deddis mengatakan:

    Muantabs Kang Haji…
    Semoga artikel yang kang haji tulis menginspirasi semua pejabat terkait..” Kageuing”
    Selama ini saya mengamati Purwakarta tercinta ,Sarat dengan korupsi , Pembangunannya tidak merata dan hal yang harusnya tidak perlu malah di nomer satukan…” Hanya untuk kepentingan seseorang”
    Saya dukung Putra Purwakarta yang akan merubah semua itu”
    Semoga Alloh mengijinkan niat baik Kang Haji..
    Salam sukses :)

  19. Ilham mengatakan:

    semoga semua pemimpin punya integritas dan keikhlasan dalam menjalankan pekerjaannya. ikhlas menerima penghasilan yang sudah ditentukan, jadi gak perlu korupsi… hehe.

  20. samson mengatakan:

    Tulisan yang bagus pak. Jadi tambah ilmu :)
    salam kenal y

  21. rivai mengatakan:

    salam kenal om onnie.
    dari Solo nie.
    kok wajahnya nggak asing ya?
    hehehehe.

    tulisannya rapi banget, mau berguru nie om.
    bukan masalah politik, tapi susunan dan urutan tulisannya. enak dibaca.

    • H Onnie S Sandi SE mengatakan:

      Salam kenal….ibu saya dar Yogya, saya lahir dan besar di Purwakarta…..terima kasih atas apresiasinya, tapi saya juga masih belajar, kita belajar bareng saja yahh, saling share…..Salam persahabatan dan sukses selalu

  22. destiakhairunnisa mengatakan:

    Memang sukar mencari pemimpin yang memiliki Integritas…..karena pemimpin seperti ini tidak akan mau menjilat, membeli jabatan atau telibat intrik……

  23. Dykapede mengatakan:

    Baru beberapa hari kemarin ke gramedia dan melihat buku dengan judul, etika pemimpin. Bagus buat bacaan tuh buku :-D

    Salam

  24. shortpend mengatakan:

    masyallah…!

  25. Hijihawu mengatakan:

    Semoga semakin banyak pemimpin negeri ini yang sesuai dengan kriteria di atas, tabligh, siddiq, amanah dan fathonah.

  26. Sony Hariyanto mengatakan:

    om, maju terus pantang mundur. hapuskan biaya spp tingkat SLA, musnahkan kemusrikan, jangan jadikan Purwakarta kota patung. Insya Allah, om akan jadi pemenangnya, karena rakyat menginginkan perubahan, di kota Purwakarta. saya yakin Dedi Mulyadi akan kalah.

  27. Pendekar purwakata ,pemusnah dedi mengatakan:

    Saya selama ini melihat dimana2 Gambar baliho H Onnie,bagi inkamben ini akan menjadi persaingan berat lawan untuk gl 15 desember 2012 nanti…maju terus pak h Onnie…kami disini akan selalu mendoakan semoga pak H Onnie menjadi BUPATI Purwakarta..amien…BAWA PERUBAHAN PURWAKARTA MENJADI LEBIH BAIK……

  28. USDEK AGUS RIYANTO ASLI ANAK PURWAKARTA mengatakan:

    InsyaAllah Bapak H Onnie S Sandi SE pemenang pilkada tahun ini, sebagai tolak ukur dari saya Purwakarta ingin pemimpin putra daerah dan ada perubahan dari kota remang2 menjadi kota Islami alias kota Tasbeh yg kita semuah idamkan, Saya sebagai warga PWK pak H Onnie S Sandi SE bisa menjalankan : 1. merubah tatanan birokasi disemua intansi manapun, 2. menghilankan patung sesuai hadis, barang siyapa yg membuat patung malaikat rohmat tidak akan hadir { apakah kita sebagai warga PWK mau terima ajab dari Allah SWT } 3.mau menghilangkan biaya pendidikan sampai tingkat SLA tanpa kecuali jangan seperti sekarang SMP N 1 Sama SMA N 1, 4. membangun secara merata di semua desa se Kabupaten PWK , 5. kembalikan lagi kota Purwakarta menjadi kota santri danhidukan kembali semuah madrasyah di setiap RW dan berikan bantuan kesemuah pengajar per bulannya. saya yakin apa bila pak H Onnie S Sandi SE mau menjalankan akan jadi pemenangnya sebagai pemimpin Bupati Purwakarta hiduuuuuuuuuuuuuup Pak H Onnie S Sandi SE

  29. Sony Hariyanto mengatakan:

    maju terus. bung h onnie pantang mundur kembalikan kota purwakarta seperti semula dlm akidahnya jadi kota muslim.sony

  30. Noer mengatakan:

    Saat ini yang banyak ditinggalkan oleh para pemimpin kita adalah aspek integritas ya pak. Terimakasih sdh berbagi …

  31. [...] Integritas dan 3 keahlian dasar Pimpinan oleh H Onnie S Sandi SE [...]

  32. [...] Integritas dan 3 keahlian dasar Pimpinan oleh H Onnie S Sandi SE [...]

  33. [...] Integritas dan 3 keahlian dasar Pimpinan oleh H Onnie S Sandi SE [...]

  34. Burhan-Onnie mengatakan:

    Perubahan untuk Purwakarta…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s