Rabu, 28/03/2012 07:07 WIB
Angga Aliya – detikFinance
Jakarta – Tak hanya di pintu tol, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan ternyata pernah juga mengamuk di pabrik gula. Pasalnya, Dahlan mengaku kecewa perusahaan plat merah punya banyak pabrik tapi Indonesia masih impor gula.
“Saya waktu itu ngamuk karena pabrik gula BUMN itu ada 52, tapi kenapa Indonesia masih juga impor. Ini ada yang salah,” katanya kepada

detikFinance, Rabu (28/3/2012).

Apalagi, kata Dahlan, para BUMN perkebunan yang memiliki pabrik gula tersebut, yaitu PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I sampai XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), semua memiliki kantor yang bagus.”Gedung kantornya tinggi-tinggi, ruang pertemuannya juga bagus-bagus, tapi kenapa pabriknya jelek?” kata Dahlan.
Hal ini, kata Dahlan, tidak bisa dibiarkan. Seharusnya, yang diperbaiki dan diperbarui oleh para BUMN perkebunan itu adalah pabrik mereka, bukan kantornya.
Apalagi, pabrik-pabrik milik BUMN perkebunan itu ada beberapa yang tidak layak pakai. Bahkan, saking tidak terawatnya, rakyat di sekitar pabrik jadi tidak mencintai perusahaan milik negara tersebut.
“Harus diperbaiki pabriknya supaya bisa berjalan dengan baik dan dicintai rakyat sekitar. Tidak boleh seperti ini,” pungkas Dahlan.
(ang/ang)

About H Onnie S Sandi SE

Melanjutkan Bakti Untuk PURWAKARTA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s