Judul diatas saya kutip dari artikel Mario Teguh, seorang motivator Sang Golden Ways yang terkenal di Indonesia, yang membuat saya sangat tergugah dengan uraian artikel yang disajikan di salah satu blog, namun saya akan menulis dari sudut pandang yang sedikit berbeda dengan mengedepankan tentang kepemimpinan di negara kita, karena seandainya para pemimpin baik di daerah maupun di pusat memiliki integritas yang baik, saya meyakini sekali dana yang sangat besar yang dicuri oleh para koruptor dan dana untuk membiayai proses penegakkan hukum baik yang dilakukan Kejaksaan, Polri dan KPK, dapat dikurangi dan digunakan untuk melaksanakan pembangunan yang dapat mempercepat meningkatnya kesejahteraan rakyat Indonesia, hal ini berani saya utarakan karena apabila menagement di kelola dengan baik banyak contoh keberhaslan Pemda yang salah satunya Pemkot Solo saat di pimpin Jokowi, PT KAI yaitu salah satu BUMN yang langganan meraih kerugian, menjadi perusahaan plat merah yang mendapat keuntungan, demikian pula PT Garuda Indonesia yang saat ini meraih berbagai prestasi yang sangat membanggakan tidak hanya di negeri kita namun juga di akui oleh  negara luar, bahkan saat ini posisinya sudah menjadi ancaman serius bagi Singapore Airlines dan saya meyakini masih banyak lagi prestasi dari putra-putri bangsa yang memang di beri anugerah oleh Yang Maha Kuasa ,  kecakapan, keahlian dan  integritas yang tinggi dan belum muncul permukaan.

Mengapa integritas pemimpin begitu dominan menentukan arah organisasi, karena dalam setiap proses management selalu melibatkan manusia, sehingga apabila pemimpin tersebut mampu merubah kultur organisasi tersebut menjadi  yang positif atas dasar kecakapan dan integritas manusianya, maka keberhasilan hanya soal waktu, walaupun saya sangat menyadari merubah kultur dalam sebuah organisasi bukan pekerjaan yang mudah, namun juga bukan pekerjaan yang sulit apabila kita memiliki keberanian dan keinginan yang kuat untuk melakukan perubahan. Dalam tulisan ini saya akan mengulas tentang fungsi management menurut GR Terry yaitu POAC ( Planning, Organising, Actuating dan Controlling ).

  • Planning, pada saat menyusun rencana,  pemimpin sudah membuat analisa , diagnosa dan prognosa tentang sasaran atau tujuan yang akan dicapai, berapa biaya yang harus dikeluarkan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan, apa ukuran kualitas dan kuantitasnya, bagaimana tahapannya, apa hambatan dan resiko yang ditimbulkan dll
  • Organising, pada saat ini pemimpin memilih orang-orang yang tepat yang memiliki kecakapan dan integritas yang baik, dengan prinsip The Right Man on The Right Place, untuk menduduki posisi tertentu dengan autoritas, hirarki, tugas, wewenang dan tanggung jawab seperti yang telah ditentukan pada saat  perencanaan dibuat.
  • Actuating, pada saat pelaksanaan pemimpin harus mengendalikan bawahannya agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan target, biaya, waktu sehingga hasilnya dapat efektif dan efisien. Apabila ada beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan agar segera di evaluasi termasuk kecakapan yang dimiliki oleh setiap anggota organisasinya, karena bisa saja data yang diberikan tentang track record seseorang ternyata tidak mengandung kebenaran, atau personel tsb sedang berada dalam keadaan yang tidak fit atau kelelahan, sehingga perlu ada kajian ulang dengan melibatkan para pembantunya sesuai dengan job discription yang dimilikinya.
  • Controlling, pengendalian pada dasarnya adalah tanggung jawab pemimpin yang memilih para pembantunya, karena bentuk, system, manusia dan langkah pengawasan ditentukan oleh pemimpin, sehingga sangat tidak patut dan elegant ketika terjadi pelanggaran pemimpin cuci tangan dan lepas tangan, karena apabila dilakukan secara benar dan sistematis, bentuk pencurian bagamanapun juga akan terdeteksi, hanya tinggal keberanian pemimpin untuk mencegahnya dan melakukan punishment saat pelanggaran terjadi.

Dari apa yang uraikan diatas disamping harus mempunyai integritas dan keahlian, pemimpin juga harus memiliki jiwa sbb;

  1. Memberi keteladanan dan tidak KKN.
  2. Tidak memiliki vested interest atau kepentingan.
  3. Memilih pembantunya atas dasar kecakapan dan integritas bukan atas dasar kedekatan, nepotisme dll.
  4. Memberi reward bagi bawahannya yang berprestasi dan memberi punishment bagi yang melanggar  karena salah satu ukuran tentang seorang pemimpin adalah berani  menghukum bawahannya  ketika melakukan pelanggaran , dan sekaligus  memberi pesan kepada bawahan lainnya bahwa dirinya tidak mentolerir terhadap bawahannya yang menyalah gunakan jabatannya.

Ada satu yang menonjol dari para pemimpin yang cakap dan memiliki integritas serta telah berhasil membuktikan karyanya adalah kesederhanaan, ini yang nampak pada diri sosok Jokowi, Dahlan Iskan, Ingnasius Jonan, Emirsyah Satar, Ahok dan masih banyak lagi yang belum muncul kepermukaaan publik, sehingga tidak terlalu salah kalau saya mencantumkan pada butir diatas tentang jiwa kepemimpinan yakni Kesederhanaan.

Demikian tulisan ini sekedar berbagi pengetahuan dan pengalaman tanpa bermaksud menggurui, hanya sebuah ajakan kepada teman-teman yang kebetulan dianugerahi kecerdasan dan kecakapan untuk tetap menjaga integritas sebaik mungkin, karena di saat bangsa dan negara ini tengah berusaha mengatasi kemiskinan dan  kesejahteraan masyarakatnya, masih banyak para pemimpin yang seakan tidak peduli dengan lingkungan sekelilingnya, bahkan tanpa rasa malu memakai mobil dan rumah yang sangat mewah, walaupun kita tahu berapa gaji yang dia terima dalam setiap bulan, masih banyak pula para pemimpin yang tanpa rasa berdosa berlagak seorang yang suci dengan mengorbankan bawahannya ketika kasus korupsinya mulai terbongkar serta masih banyak contoh lain dari perbuatan seorang pemimpin di tengah masyarakat kita yang tidak pantas dilakukan , semoga kelak di bumi pertiwi diisi oleh para pemimpin yang cakap dan memiliki integritas serta bekerja keras semata-mata ingin memberi manfaat bagi umat manusia Amin

Baca Juga :

About H Onnie S Sandi SE

Melanjutkan Bakti Untuk PURWAKARTA

55 responses »

  1. katrinaedwards mengatakan:

    Selamat sore Mas Onnie…🙂

    berat mata memandang, akan lebih berat bahu yang memikul beban tanggungjawab seperti mas sendiri…
    yang penting, yang punya kesedaran seperti mas yang akan banyak ujian, banyak tantangan…harus Tetap Semangat ya..🙂
    Semoga Allah bersama perjuangan mas dan teman2..

    *politics are not my line…so comments might not be a wise move…good luck ya mas..

  2. kangyaannn mengatakan:

    saya seorang awam yang suka liat berita, benar masih banyak pemimpin di negeri ini yang hanya mementingkan diri sendiri, keluarga atau golongan…
    moga saja kedepan akan semakin banyak para pemimpin yang benar benar mau mengabdi, berjuang demi kesejahteraan rakyat banyak….

  3. Betul sekali Pa H Onnie…banyak pemimpin kita yang hanya bermanfaat buat dirinya, keluarga dan konco-konconya saja….kalau menang jangan khianati rakyat Pa Haji,…kasihan

  4. E-Komunita Purwakarta mengatakan:

    Kalau menang yang amanah…cintailah rakyat Om

  5. Bomber Purwakarta mengatakan:

    Kalau nanti menjabat, ingat selalu tulisan ini……

  6. destiakhairunnisa mengatakan:

    Menang atau kalah tetaplah jadi diri sendiri dgn integritas yang terpelihara . Amin

  7. Burhan-Onnie mengatakan:

    Artikel yang menggugah..s.elamat berjuang Sob..

  8. demokrat purwakarta mengatakan:

    Jaga hati, jaga integritas dan tetap mengabdi dgn ikhlas, Allah akan senantiasa membimbing jalanmu. Insya Alllah, terus berikhtiar karena itu tugas manusia di muka bumi

  9. PT Eliza Parahyangan mengatakan:

    Kerjakan semua tugas dengan ikhlas agar menjadi ibadah . Amin

  10. E-Komunita Purwakarta mengatakan:

    Setuju.banget….karena Rosullulah mengajarkan keteladan. integritas dan kesederhanaan

  11. febrian hadi mengatakan:

    Bila kelak memimpin (Insyaallah) jadi pemimpin yang bermanfaat untuk rakyatnya ya pak.🙂
    Salam Sukses🙂

  12. Yudhi Hendro mengatakan:

    Pemimpin yg memiliki integritas untuk melayani rakyatnya, memberi solusi dan berpenampilan sederhana yg saat ini diperlukan di negeri ini………..

  13. Evi mengatakan:

    Gak gak setuju..Jadi pasti setuju🙂

  14. Mudah-mudahan kedepan di bumi Pertiwi bermunculan insan-insan seperti ini

  15. Eliza Parahyangan mengatakan:

    Semoga menjadi pemimpin yg amanah

  16. sandi.pratama mengatakan:

    banyak sekali ya dari pemimpin yg amanah menjadi hianat bahkan seblmnya mereka di sumpah atas nama allah swt sehingga partai yg bpk pijak jd tercoreng yg sy tanyakan misi dan visi apa sehingga warga pwk memilih bpk insya allah klw bpk bukan bagian dr mereka maka sy lah yg akan pertama nunjuk bpk jadi bupati pwk

  17. alrisblog mengatakan:

    Memang yang susah itu pemimpin yang memberi contoh kebaikan dan tegas terhadap yang dipimpin. Salam kang Onnie.

  18. Ikakoentjoro mengatakan:

    Yang penting bisa menjadi contoh bagi yang dipimpin. Sukses selalu mas Onnie🙂

  19. bensdoing mengatakan:

    integritas tntunya akan mmbrikan kebermaknaan hidup lbh dlm lgi buat seseorang…

  20. Ilham mengatakan:

    Amin… semoga para pemimpin kita ikhlas menjalankan pekerjaannya, bukan karena ingin mendapatkan keuntungan diluar haknya.

  21. E-Komunita Purwakarta mengatakan:

    Integritas juga berarti mengerti dan tahu tentang hak dan kewajibannya

  22. Ummu El Nurien mengatakan:

    aamiin ya Rahman..

    walaupun di sini untuk pemimpin bangsa. dan saya bukan pemimpin bangsa.namun saya sangat tercerahkan, dan agama pun mengatakan ; setiap kita adalah pemimpin..
    terimakasih ya pak..insya Allah..

  23. Wong Cilik mengatakan:

    ijin ikut menyimak pk. ulasannya bagus …

  24. pelancongnekad mengatakan:

    kunjungan perdana😉
    izin komen ya
    seharusnya memang integritas itu menjadi salah satu pilar pemerintahan..
    kalau memang ada integritas antara pemerintah pusat dan daerah
    stiap provinsi akan mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri
    bukan hanya Jakarta yang dibangun terus.
    hanya pendapat rakyat awam yang sedikit melek wacana kenegaraan dan kepemimpinan

  25. Ade Rahmawati mengatakan:

    memang skrg lumayan sulit mengembalikan kepercayaan masyarakat kecil (semisal sy) sama pemerintah yang awalnya sudah dipercaya tapi ending2nya negatif juga, korup, prilaku amoral, dan sejenisnya.
    Semoga orang-orang diparlemen dan pemerintahan kelak bisa seperti judul diatas, lebih setia pd kebenaran : )
    Gud luck pak Onnie

  26. vido0311 mengatakan:

    yups setuju bang integritas setia pada kebenaran bukan kepada yang lainn, menarik semoga manfaat bagi pemimpin yang BerIntegritas
    http://sekelumitinfo.wordpress.com/

  27. […] cerpen nih, ada Mas Tangguh, Pak Azzet, Om Nando, Om Arem, Akang, Kak Bens, Teh Orin, Kak Akin, Om Sandy, Mas Zummy, Mba Lia, Mba Mel, Mba Mila, Yisha dll. . […]

  28. saproljelek mengatakan:

    hanya bisa berharap om , semoga pemimpin kita mempunyai integritas yang baik🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s